KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) melalui seksi Pendidikan Agama Islam (PAI) telah mengdakan lomba debat PAI tentang moderasi beragama dan pemahaman Radikalisme dalam rangka memeriahkan Hari Amal Bakti (HAB) ke-77.

Peserta debat PAI ini berjumlah 12 regu utusan dari sekolah tingkat menengah SMA/SMK sederajat se Kabupaten Kapuas. 

Debat PAI tersebut moderatornya dipandu langsung oleh Kasi PAI Kemenag, Sajarwan, dan staf pelaksana Samsir. Sedangkan, dewan juri yaitu ustaz Ahmad Zakki Zamani, ustaz Jumadi dan H.Noor Salim. 

Setelah dilaksanakan lomba tersebut, maka diumumkan pemenang lomba debat PAI, yakni Juara I dari SMAN 1 Kapuas Timur, Juara II SMKN 1 Kuala Kapuas, Juara III SMKS Bifahmiddin, dan Juara Harapan I dari SMAN 2 Kapuas Barat. 

Para juara berhak mendapat piala, piagam penghargaan, dan uang pembinaan dari MGMP PAI SMA/SMK. 

"Debat PAI itu bertujuan membuka wawasan keilmuan siswa siswi dalam materi moderasi beragama dan pemahaman radikalisme," kata Kepala Kemenag Kapuas, Hamidhan, melalui Kasi PAI, Sajarwan, Sabtu, 14 Januari 2023.

--page

Sebelum pengumuman para pemenang, dijelaskannya terlebih dahulu disampaikan kesimpulan akhir dari pengamatan dan penilaian dari penampilan peserta oleh dewan juri.

Di antaranya ketika mengangkat ayat-ayat Al-Qur'an dan Hadist sebagai Hujjah, di harapkan agar mengetahui asbabul Nuzul dan asbabul wurudnya , memahami tafsirnya bukan hanya teksnya saja.

"Harapannya juga dapat terus tingkatkan wawasan keilmuan tentang keagamaan, jaga sikap toleransi," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/R)