Jembatan gantung Pulau Mambulau yang menjadi maskot kota Kuala Kapuas ini ternyata dibuat oleh siswa sekolah menengah kejuruan (SMK). Jembatan ini baru saja ambruk diterjang tugboat Mitra Jasa pengangkut pasir, Minggu (21/2/2016).
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kapuas Noverman mengatakan, jembatan itu dibangun pada 1976. Orang pertama menggagas jembatan gantung dengan fisik balok ulin adalah Hendswik, seorang warga negara Swiss. Namun para pembuatnya adalah putra Kalimantan Tengah, yakni siswa SMK (dulu STM) Mandomai. Dengan bentuk yang unik ini, jembatan ini menjadi maskot Kapuas.
"Hilang sudah maskot Kota Kuala Kapuas karena merupakan peninggalan sejarah satu-satunya. Coba kita bayangkan pada saat itu mereka membuat jembatan gantung tanpa menggunakan crane dan tanpa menggunakan tiang pancang.” kata Noverman.
Pihaknya akan berusaha mengembalikan kembali pembanguan jembatan gantung ini ke desain awal. Jadi tidak hilang unsur seni dan sejarahnya. Sebab jembatan gantung Pulau Mambulau ini dibangun tahun 1976 oleh siswa STM Mandomai.
"Kita mencoba untuk mengembalikan bentuk aslinya, tanpa harus mengurangi nilai sejarahnya," tuturnya
Sampai berita ini diturunkan pihak kepolisian sedang mengumpulkan data dan memeriksa para saksi pada saat kejadian, serta meminta keterangan dari Kapten Kapal Motor Kasran, 54, Warga Kabupaten Pulang Pisau. ((DJEMMY NAPOLEON/m)
Jembatan gantung Pulau Mambulau yang menjadi maskot kota Kuala Kapuas ini ternyata dibuat oleh siswa sekolah menengah kejuruan (SMK). Jembatan ini baru saja ambruk diterjang tugboat. BORNEONEWS/DJEMMY NAPOLEON


