BORNEONEWS, Sampit - Menjadi salah satu sekolah penggerak, SMAN 1 Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur tanamkan karakter profil pelajar pancasila lewat karya berupa poster dan kolase.
Kali ini, SMAN 1 Sampit menggelar expo Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) mengangkat isu-isu sekitar yang tuangkan dalam bentuk karya atau produk berupa poster dan kolase dengan pesan di dalamnya seperti stop bullying, bijak bermedia sosial, pemanfaatan limbah serta pemanasan global.
"Kegiatan hari ini adalah rangkaian yang wajib dilaksanakan dalam kurikulum merdeka dimana P5 ini penekanannya pada karakter dan untuk mencapainya siswa harus mengerjakan projek," ungkap Kepala Sekolah SMAN 1 Sampit, Ddarma Setiawan, Sabtu, 14 Januari 2023.
Dirinya berharap, dari terselenggaranya kegiatan P5 ini bisa menanamkan karakter profil pelajar pancasila pada siswa, khususnya dalam dimensi kemandirian, kreatif dan bergotong royong.
Dia mengatakan, pada program P5 ini siswa diminta memilih tema sendiri, mengekplor lingkungan sekitar lalu mereka membuat karya beupa poster dengan berisi pesan atau himbauan, ada juga kreasi berupa kolase dari pemanfaatan limbah.
--page
"Bentuknya barang tapi ada karakter yang tertuang di dalamnya, tujuannya bukan memamerkan tapi bagaimana isinya bisa mereka terapkan," harapnya.
Melalui kegiatan P5, menurutnya siswa juga sangat antusias karena kegiatan yang dijadwalkan berjalan lancar sampai pada puncaknya bisa dipamerkan pada acara expo dengan hasil karya siswa yang sangat luar biasa. (NOOR ANNISA/J)









