BORNEONEWS, Palangka Raya - Melakukan pemerataan pembangunan khususnya di Kalteng masih menjadi tantangan bagi pemda hingga sekarang, sebab dengan provinsi yang begitu luas membuat pemerataan pembangunan masih belum mampu dilakukan.
Anggota DPRD Kalteng, Toga Hamonangan Nadeak mengatakan pemda baik provinsi, kabupaten dan kota harus bisa menghadapi tantangan pemerataan pembangunan itu dengan berbagai strategi agar apa yang dinginkan bisa terwujud kedepan.
"Kondisi geografis Kalteng yang luas tentu ada plus minusnya, ini harus dapat disikapi dengan baik. Dari segi pembangunan hingga saat ini masih belum merata karena wilayah yang begitu luas. Perlu ada upaya lebih yang dilakukan," ujarnya, Minggu, 15 Januari 2023.
Ia menyebut, ada sejumlah strategi yang dapat diimplementasi untuk mewujudkan pemerataan pembangunan di Kalteng seperti mengadakan program dengan pola kerja sama, memacu pembangunan infrastruktur hingga pelosok, meningkatkan kualitas SDM, dan lain-lain.
"Yang paling penting yaitu menggencarkan pembangunan dengan melihat tingkat prioritas, mana yang perlu didahulukan, misalnya infrastruktur daerah yang terisolir untuk membuka akses masyarakat ke daerah perkotaan," jelasnya.
--page
Diungkapkannya bahwa, pemerataan pembangunan tentunya menjadi salah satu hal yang sangat dinantikan oleh masyarakat luas di Kalteng ini terutama wilayah pelosok yang minim sentuhan pembangunan. Sehingga diharapkan pemda dapat memperhatikan hal tersebut.
"Adanya pemerataan pembangunan itu untuk menghindari kesenjangan antar daerah. Saat ini pembangunan sudah cukup baik, tapi masih perlu terus ditingkatkan terutama di wilayah pelosok. Harapan kita dengan pembangunan yang merata bisa memberikan dampak positif terhadap perekomonian dan kesejahteraan masyarakat," tandasnya. (DONNY D/Y)









