BORNEONEWS, Palangka Raya – Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) mencatat beras subsidi yang dibagikan di sampit pada akhir pekan ini mencapai 8 ton.
“Beras subsidi yang disalurkan ini sesuai permintaan Pemprov Kalteng, yakni sebanyak delapan ton,” sebut Kepala Cabang Bulog Sub Divisi Regional Sampit Rony Hadianto.
Delapan ton beras tersebut terbagi menjadi dua komoditas yakni beras jenis pera (karau) dan beras pulen.
"Ini upaya Pemprov Kalteng melalui Dinas Ketahanan Pangan untuk menekan inflasi di Sampit. Kami dilibatkan dalam menyalurkan beras bersubsidi ini, sekaligus untuk mencegah kenaikan harga beras di pasaran," kata Rony.
Sebagaimana diketahui, angka inflasi di Kalteng pada Desember 2022 sebesar 6,32 persen (yoy) dan menduduki peringkat sembilan secara nasional.
--page
Biarpun masih tinggi angka tersebut menunjukan perbaikan, sebelumnya pada bulan November 2022 inflasi di Kalteng menduduki peringkat dua secara nasional dengan angka 6,97 persen (yoy). (HERMAWAN DP/H)









