MEMPERINGATI Hari Peduli Sampah Nasional yang jatuh pada Minggu (21/2/2016), Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Sukamara mengadakan bakti sosial berupa gotong royong membersihkan sampah di lingkungan Pasar Sayur dan Ikan (Saik) yang terletak di Jalan Nazir, Kota Sukamara.
Kepala BLH Sukamara Iwan Miraza mengatakan, kegiatan itu melibatkan masyarakat, murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Mendawai, anggota kepolisian dan TNI, pegawai Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Pertambangan dan Energi (Disperindagkoptamben), serta pihak kecamatan.
“Kami hanya membersihkan area Pasar Saik dan saya berharap kebersihan pasar ini dapat dijaga di hari-hari selanjutnya,” kata Iwan Miraza, Sabtu (20/2/2016).
Ia mengaku mengapresiasi semangat dan kerja sama semua pihak yang terlibat dalam bakti sosial itu. Tidak lupa ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah turut ambil bagian.
“Saya salut dengan semua yang bersemangat dalam membersihkan pasar agar bebas dari sampah” ucapnya lagi.
Ia berharap, ke depan Pasar Saik bisa bebas dari sampah yang menumpuk, sehingga terciptanya rasa nyaman bagi para pengunjung.
Jaga kebersihan
Di sisi lain, Iwan turut pula mengimbau dan mengingatkan masyarakat Kabupaten Sukamara agar selalu menjaga kebersihan lingkungan. Sehingga program pemerintah mewujudkan pengelolaan lingkungan perkotaan yang berbasis sustainable city (kota berkelanjutkan), khususnya dalam hal pengelolaan persampahan, dapat terwujud.
“Untuk menciptakan lingkungan yang bersih, hijau, dan nyaman di Kabupaten Sukamara, kami perlu kerja sama seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkannya, terutama dalam pengelolaan sampah.” ungkap dia.
Terkait persoalan sampah, pemerintah pusat telah menargetkan Indonesia bebas sampah pada 2020. Karenanya, Hari Peduli Sampah Nasional dijadikan momentum untuk membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya prinsip 3R (reduce, reuse, dan recycle) dalam pengelolaan sampah.
(MG13/B-3)


