SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Peredaran uang palsu semakin marak di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Kali ini Seorang pedagang kelontongan yang berada di Jalan Ir H Juanda, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, menjadi korban.

Pedagang bernama Murianto (30), menerima uang palsu tersebut dari seseorang yang ingin membeli rokok dengan uang pecahan 100 ribu. Saat ini uang palsu tersebut ia tempelkann di dalam etalase dagangannya.

”Saya lupa orangnya tapi itu kejadiannya kemarin. Ada seseorang membeli rokok menggunakan uang palsu,” kata Murianto, Senin 16 Januari 2023.

Murianto juga mengatakan, dirinya sudah dua kali menjadi korban peredaran uang palsu tersebut. Meski demikian ia belum melaporkan kejadian tersebut kepihak kepolisian.

”Ia dua kali sudah tapi tidak ada melaporkan ke polisi. Tapi ini uangnya masih ada saya simpan," bebernya.

--page

Murianto awalnya saat menerima uang tersebut tidak menyadari bahwa yang diterima nya itu uang palsu. Ia baru mengetahui saat menghitung hasil penjualannya dan ia baru melihat ada uang yang berbeda dari uang asli.

”Saat saya periksa uang itu palsu kertasnya berbeda dengan yang asli dan juga warna nya berbeda," tutupnya. (BUDDI RAHMAT H/H)