SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Organisasi Laung Kuning Banjar berkomitmen untuk memunculkan kembali budaya Banjar yang mulai punah karena tergerus perkembangan teknologi. 

"Kami akan mengangkat seni dan budaya yang selama ini sudah pudar. Ibarat batang timbul kami angkat kembali," kata Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Laung Kuning Banjar Sampit Darmansyah Jauhdi, Selasa, 17 Januari 2023.

Dengan memunculkan kembali budaya, ia ingin mengangkat harkat martabat Banjar. Beberapa budaya yang ingin diperkenalkan kembali ialah bapantun, panjat pinang, maayun anak, bagasing dan balogo.

"Mudah-mudahan kesenian dan budaya yang anak-anak tidak tahu bisa terangkat kembali," ujarnya.

Jauhdi berharap Laung Kuning Banjar dapat menjadi percontohan membangkitkan budaya yang telah hilang di Kotawaringin Timur.

Misi serupa disuarakan oleh Ketua DPP Laung Kuning Banjar Abdul Samad.

"Laung Kuning memperkenalkan budaya Banjar baik bahasa maupun ritual-ritualnya kepada anak muda. Mudah-mudahan Laung Kuning bisa berkibar dan bisa menjadi satu di Kotim," ujarnya.(DEWI PATMALASARI/H)