PEKAN Budaya Adat Raja Bosar mulai digelar Senin (22/2/2016) sore ini. Be'tabe adalah agenda pertama dari event yang dihelat oleh Himpunan Juriat Kotawaringin. Betabe akan diawali di rumah kediaman Gusti Umar Ali, di Jalan PRA Kusumayudha, di kaki Bukit Indra Gencana, Pangkalan Bun.
Mas Mardani, Wakil Ketua Juriat Kotawaringin, menuturkan, pada intinya, Betabe adalah memohon restu kepada leluhur dan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa atas dilangsungkannya kegiatan ini.
"Acara Betabe sekaligus meminta air yang akan diletakkan pada tempat-tempat tertentu, sesuai dengan tradisi yang dibawa leluluhur. Air itu juga nantinya untuk mandi bagi anak-anak yang akan dikhitan," papar Dani, pada Borneonews, Senin (22/2/2016) siang.
Agenda khitanan adat Raja Bosar sendiri akan digelar di hari terakhir pekan budaya ini, yaitu Minggu (28/2/2016).
Meski sederhana, suasana berbeda di sekitar Bukit Indra Gencana, depan Istana Kuning, kompleks pekuburan keluarga raja Kotawaringin dan Jalan PRA Kusumayudha, sebagai venue Pekan Budaya Adat Raja Bosar, sudah terlihat. Bendera umbul-umbul warna kuning telah terpajang di sepanjang jalan itu.
Sambutan dan dukungan hangat atas kegiatan ini juga terlihat dari sejumlah spanduk. Di antaranya, yang dari anggota DPD RI, M Rakhman, dan anggota DPR RI, Rahmat Nasution.
Kendati dimulai Senin (22/2/2016) ini, secara resmi Pekan Budaya Adat Raja Bosar, akan dibuka oleh Bupati Kotawaringin Barat, Bambang Purwanto, di Aula Antakusuma, Jalan Pangeran Antasari Pangkalan Bun, Selasa (23/2/2016) pagi. Usai pembukaan, kegiatan berikutnya adalah seminar tentang sejarah untuk masa depan masyarakat adat di tempat yang sama. (B-10)
Akan Diawali dengan Adat Betabe Sore Ini
Redaksi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Komentar (0)
Memuat komentar…

