KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Kabar soal penemuan batu yang mengandung emas di Desa Sumur Mas, Kecamatan Tewah Kabupaten Gunung Mas masih viral di media sosial. 

"Kami dari pihak kepolisian mengimbau untuk tidak mudah percaya dengan kabar yang ada di media sosial tentang hasil yang didapat dari mencari batu mengandung emas di Bukit Naga Desa Sumur Mas Kecamatan Tewah," ujar Kapolres Gunung Mas AKBP Asep Bangbang Saputra melalui Kapolsek Tewah Ipda Teguh Triyono, Rabu, 18 Januari 2023.

Lanjutnya, banyak postingan di media sosial memperlihatkan emas yang berlimpah dari hasil mencari "batu emas" di Bukit Naga. 

Namun banyak dari postingan itu bukan foto atau video yang diambil dari Bukit Naga namun dari daerah lain. 

"Memang ada warga yang dapat serbuk emas sebanyak sekitar 2-3 gram setelah mencari batu emas, namun itu dari dua karung batu yang dikumpulkannya. Jadi jangan mudah percaya dengan hasil yang berlimpah dari pencarian 'batu emas' di Bukit Naga," terangnya. 

Ada pula orang yang hanya mendapatkan serbuk emas dalam hitungan miligram saja bahkan ada yang tidak dapat. 

"Kemarin Selasa, 17 Januari 2023, kami meninjau ke lokasi, dan saat kami tanya beberapa warga, tidak sedikit yang mengaku bahwa mereka tidak mendapatkan emas seperti yang digembar-gemborkan di media sosial," tukasnya. 

Usai kabar penemuan "batu emas" viral, pihaknya memanggil pihak yang bersangkutan terkait penemuan urat emas dengan berat 70gram dari batu emas tersebut. 

--page

"Kami juga sempat panggil yang bersangkutan, dia mengaku bukan mendapatkan serbuk emas seberat 70gram dari batu emas yang dipecahkan, namun hanya 17gram. Jadi sekali lagi jangan mudah percaya dengan postingan di media sosial, cek terlebih dahulu kebenarannya," tegasnya. 

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terkait potensi longsor dari tanah sekitar.

"Saat meninjau kemarin, kami juga sudah memberikan imbauan untuk tetap berhati-hati pada potensi longsor dan gangguan kamtibmas," jelasnya. (RISKA YULYANA/R)