Sejumlah warga yang tinggal di Jl Sekar Arum, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) digegerkan penemuan seekor ular phyton di salah satu kamar rumah warga, Senin (22/2/2016).
Ular phyton itu ditemukan oleh Tato Dawir (30. Dia menemukan ular itu sedang melingkar di pojok kamarnya sekitar pukul 05.00 WIB.
“Saat bangun, saya langsung kaget karena melihat ular tersebut melingkar di pojokan kamar. Sayapun langsung menangkapnya,” ujar Tato, Senin (22/2/2016).
Ketika Tato melakukan penangkapan, ular yang panjangnya sekitar empat meter itu berusaha melawan. Bahkan tangan dari warga tersebut langsung dililit ular. Namun warga sekitar langsung menolongnya, sehingga lilitan ular itu berhasil dilepaskan oleh warga.
“Sangat keras lilitannya, seaakan-akan darah saya tertahan oleh lilitan tersbeut,” lanjut Tato.
Tato tidak mengetahui secara pasti ular phyton itu datangnya dari mana. Karena saat bangun sudah ada di dalam kamarnya.
Ia sangat bersukur bahwa tidak ada keluarganya yang menjadi korban ular tersebut. Ia menduga bahwa ular itu masuk ke pemukiman karena lapar dan ingin mencari ternak warga sebagai makanannya.
Saat ini ular tersebut dipelihara oleh Tato. Ia menauhnya di dalam kandang bekas kurungan burung miliknya. Sedangkan bagi warga yang berminat terhadap ular itu, ia tidak keberatan untuk menjualnya.
“Kalau ada yang mau beli, akan saya jual. Namun kalau tidak ada, terpaksa saya pelihara saja dulu,” ungkap Tato.
Di Kotim, khusunya di Kota Sampit, hewan liar memang sering masuk kepemukiman warga. Bahkan dalam beberapa pekan terakhir, ada sekitar tiga ekor ular yang berhasil ditangkap warga. (M HAMIM/m)
Warga Jl Sekar Arum, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang sedang memegang ular yang ditemukan di dalam kamar, Senin (22/2/2016). BORNEONEWS/M HAMIM


