Kapolda Kalimantan Tengah Brigadir Jenderal Fakrizal akan menjamin keamanan ribuan eks anggota Gafatar di Kalimantan Tengah yang tidak jadi dipulangkan ke daerah asal.


“Kita jamin keamanan mereka di sini,” tegas Fakhrizal usai mengikuti rapat tertutup mengenai nasib eks anggota Gafatar di kantor Gubernur Kalteng, Senin (22/2/2016).


Jaminan tersebut sebagai bentuk untuk memberikan rasa aman hidup berdampingan bersama warga Bumi Tambun Bungai. Terlebih lagi, keputusan eks anggota Gafatar tidak dipulangkan ke daerah asal juga berdasarkan kesepakatan pemerintah.


“Seperti kita lihat bersama, di Kalteng kan tidak ada masalah. Sebelum ada permasalahan di Kalbar (Mampawah) di sini tenang saja. Begitu ada masalah di Kalbar, akhirnya di sini ikut meminta untuk dipulangkan. Padahal tidak ada masalah di sini,” ungkap Fakhrizal.


Demi menjamin keselamatan eks anggota Gafatar, Kapolda juga menempatkan personel di sejumlah tempat eks anggota Gafatar berada. 


“Personel (yang diturunkan) semuanya. Tetap menjaga keamanan sampai ke pelosok-pelosok. Termasuk menerjunkan Babinkamtibmas maupun Babinsa. Semua mengawasi mereka,” imbuhnya.


Menanggapi kabar bahwa warga lokal meminta eks anggota Gafatar pulang ke daerah asal, Fakhrizal menyebut semua sudah dirapatkan. 


“Kita sudah rapat. Kan sudah dibicarakan juga dengan pimpinan masyarakat DAD (Dewan Adat Dayak). Insya Allah tidak ada (keributan),” tandasnya.


Hal senada juga disampaikan Purwo Sudaryanto. Dia menyebut akan menurunkan personil untuk memberikan rasa aman terhadap eks anggota Gafatar. (BUDI YULIANTO/m)