Tahun ini, Desa Hurung Bunut, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mendapatkan bantuan cetak sawah seluas 260 hektare dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI. Bantuan itu diberikan sebagai upaya untuk meningkatkan hasil pertanian masyarakat desa tersebut.
Terkait bantuan cetak sawah itu, Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Gumas bersama TNI, Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BKP5K) Gumas, Camat Kurun serta aparat terkait lainnya menggelar sosialisasi kepada warga desa tersebut di Gereja Eka Asi, Desa Hurung Bunut, Minggu (21/2/2016).
Kepala Desa Hurung Bunut Ido Unan menyatakan, warga desanya menyambut baik bantuan cetak sawah tersebut. Untuk lokasi percetakan sawah bakal dipusatkan di kawasan irigasi Desa Hurung Bunut. “Warga di desa ini sangat setuju dengan adanya bantuan cetak sawah yang akan dilakukan dalam waktu dekat,” ujar Ido Unan.
Menurut Ido, bantuan cetak sawah akan membawa dampak positif terhadap peningkatan hasil produksi pertanian masyarakat, terutama padi. Pihaknya akan mempersiapkan berbagai hal terutama terkait dengan lahan yang bakal menjadi lokasi cetak sawah tersebut.
Di tempat yang sama Kepala Distanbun Gumas Letus Guntur mengatakan tidak ada ganti rugi lahan dan tanam tumbuh di kawasan yang akan digunakan sebagai lokasi program cetak sawah.
“Kita minta supaya nanti posisi lahan pertanian yang akan digarap, harus lebih rendah dari irigasi pengairan. Sehingga air bisa lancar mengairi sawah para petani,” pinta dia.
Menurut Letus, tahun ini Kabupaten Gumas mendapatkan bantuan cetak sawah seluas 1200 hektare dari Kementan RI. Program cetak sawah akan diprioritaskan di lahan-lahan yang sudah memiliki saluran irigasi.
“Kita harapkan bulan Juni 2016, cetak sawah di Desa Hurung Bunut ini sudah selesai. Sehingga bisa ditanam dan dimanfaatkan para petani, kami berharap mereka bisa panen dua kali setahun,” kata Letus. (EP/B-8)


