BORNEONEWS, Kuala Kapuas - RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas melalui Pokja Pelayanan Asuhan Pasien (PAP) dan Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan tentang penyakit bagi pasien geriatri kepada para pengunjung di ruang tunggu Poliklinik Rawat Jalan (Paviliun) rumah sakit setempat, Kamis, 19 Januari 2023.
Kali ini memberikan informasi dan edukasi dari narasumber yakni dr. I D A Swasty Rahadiyani, didampingi Syarwani.
dr. I D A Swasty Rahadiyani, yang bertugas sebagai Dokter Spesialis Penyakit Dalam memberikan edukasi tentang osteoartritis (radang sendi), osteoporosis (kerapuhan sendi), gout artritis (gangguan sendi karena asam urat) yang diberikan di ruang tunggu pasien dan keluarga sembari menunggu antrian mendapatkan pelayanan kesehatan di poliklinik penyakit dalam serta poliklinik geriatri.
Ia memaparkan osteoartritis adalah sakit radang sendi yang disebabkan pengapuran radang sendi hingga menyebabkan kerusakan tulang rawan sendi.
Umumnya diderita pada pasien usia lanjut kisaran lebih dari 50 tahun berupa kaku sendi di pagi hari, berbunyi (krepitus), nyeri ketika ditekan, hingga pembesaran pada bagian sendi lutut. Faktor resiko disebabkan oleh usia, kegemukan, cedera, dan keturunan.
"Hal yang dapat dilakukan bagi penderita osteoartritis adalah tetap aktif bergerak, hindari gerakan yang bisa mencetus nyeri, diet dengan menjaga berat badan dan nutrisi sehat, serta latihan fisik rutin," katanya.
Selanjutnya, untuk penyakit osteoporosis adalah penyakit kerapuhan tulang, dimana 1 dari 2 wanita dan 1 dari 5 pria memiliki resiko patah tulang akibat osteoporosis.
Patah tulang dapat terjadi pada tulang punggung, pinggul, pergelangan tangan, pergelangan kaki, tulang pangkal paha, dan tulang rusuk. Terjadi perubahan mikro arsitekstur tulang, dimana massa tulang turun mengalami penurunan kekuatan tulang, dan resiko patah tulang menjadi meningkat.
"Tips pencegahan osteoporosis antara lain Hindari faktor resiko, dengan gaya hidup sehat sejak anak-anak, latihan fisik yang baik, benar, teratur dan terukur terutama dengan pembebanan, cukup aktivitas fisik dan sinar matahari, diet seimbang, kalsium dan nutrisi tulang yang cukup pada semua umur," ucapnya.
--page
Selanjutnya, penyakit gout artritis adalah penyakit radang sendi karena asam urat. Gout adalah penyakit metabolisme purin yang ditandai oleh peningkatan kadar asam urat (uric acid) dan deposisi urat (umumnya berbentuk kristal) di dalam sendi dan jaringan lainnya.
"Terapi untuk mengatasi gout berupa obat antigout, NSAID (anti peradangan), Analgesik (anti nyeri), dan terapi non obat-obatan seperti Menghindari kegemukan, menghindari alkohol, diet rendah purin (diet rendah asam urat), kompres es atau panas untuk menurunkan proses inflamasi, Istirahatkan sendi yang terkena, dan latihan ROM secara hati-hati, apabila serangan akut telah membaik," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/R)









