SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah bekerja sama dengan Bulog Sampit kembali mengadakan operasi pasar penyeimbang kali ini di Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kamis, 19 Januari 2023. Antusias warga luar biasa hingga antrian sangat panjang.

"Warga berkumpul di sini. Kurang lebih 1,5 jam beras sudah habis terjual," kata Lurah Mentawa Baru Hulu Legendaria Okta, Kamis, 19 Januari 2023.

Operasi pasar penyeimbang ini menyediakan beras karau sebanyak 4 ribu kg dan beras pulen sebanyak 4 ribu kg, total beras subsidi 8.000 kg atau 8 ton. Beras dijual dengan harga murah yakni Rp 50 ribu rupiah per karung, setiap karung berbobot 5 kilogram.

Panitia membagi 2 jalur antrian untuk memecah keramaian. Jalur pertama untuk pembayaran dan pengambilan kupon. Jalur kedua untuk antrian pengambilan beras.

Tidak hanya warga dari kelurahan, bahkan banyak warga dari daerah lain seperti Kecamatan Baamang dan Kecamatan Seranau juga turut mengantre.

--page

"Harganya murah ini beras karau 1 kilogram hanya Rp 10 ribu kalau di pasaran Rp 15 ribu sampai Rp 17 ribu," kata Salamah warga Kecamatan Baamang yang turut mengantri. 

Lurah Mentawa Baru Hulu berterimakasih dengan adanya pasar penyeimbang ini. Melihat antusias warga bahkan banyak yang pulang dengan tangan kosong, ia mengajukan beras tambahan kepada Bulog Sampit sebanyak seribu karung untuk hari berikutnya, Jumat, 20 Januari 2023.

"Ini kegiatan kami pertama tahun 2023 operasi pasar murah beras. Harapannya mengingat banyak peminatnya karena subsidi dari pemerintah ini sangat besar, sangat murah sekali dibanding di pasaran, mudah-mudahan nanti bisa ada lagi. Jumlahnya bisa di tambah karena kelurahan dalam kota seperti di sini banyak peminatnya," kata Legendaria. 

Pasar penyeimbang merupakan program Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk menekan inflasi dan untuk meringankan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok khususnya beras. (DEWI PATMALASARI/J)