SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Operasi pasar penyeimbang di Kelurahan Mentawa Baru Hulu yang diadakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah bekerja sama dengan Bulog Sampit mendapatkan antusias warga, bahkan sebagian warga kecewa karena tidak mendapatkan jatah beras murah.

Melihat antusias ini, Lurah Mentawa Baru Hulu Legendaria Okta berdiskusi dengan pihak Bulog Sampit agar mendapatkan beras tambahan. 

"Jadi kemarin setelah berdiskusi dengan Bulog kami mendapatkan tambahan jatah 500 karung beras karau dan 500 karung beras pulen untuk 20 Januari 2023," kata Legendaria, Jumat,  20 Januari 2023.

Operasi pasar penyeimbang dengan kuota beras subsidi tambahan tersebut dilakukan tidak terjadwal seperti sebelumnya. Karena penambahan jatah ini diluar prediksi.

Sebelumnya, Kamis, 19 Januari 2023, di kelurahan tersebut telah menjual 8 ton beras. Namun jumlah tersebut tidak mencukupi. Sebagian besar warga kecewa, bahkan menerobos masuk kantor kelurahan.

--page

"Sabar bapak ibu, besok kita akan mendapat jatah beras tambahan lagi. Jadi bapak ibu bisa datang ke sini lagi," kata Legendaria berusaha menenangkan warga yang berbondong-bondong masuk ke kantor kelurahan.

Lurah Mentawa Baru Hulu tersebut turun langsung dalam operasi pasar penyeimbang tersebut. Ia berusaha berdiskusi dengan Bulog Sampit agar semua warga mendapatkan beras subsidi yang harganya jauh lebih murah dari pasaran, yakni Rp 10 ribu rupiah per kilogram. Pengajuan tambahan disetujui dan bisa dijual Jumat, 20 Januari 2023.

"Mudah-mudahan stok beras hari ini mencukupi warga yang datang," harapnya. (DEWI PATMALASARI/H)