SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Operasi pasar penyeimbang di Kelurahan Mentawa Baru Hulu mendapatkan antusias luar biasa dari masyarakat. Tidak ada batasan jumlah pembelian beras subsidi tersebut sehingga warga bisa memborongnya. 

"Tidak ada batasan, namun apabila ada yg membeli 10 karung misalnya, harus seimbang antara beras pulen dan beras karau," kata Lurah Mentawa Baru Hulu Legendaria Okta, Jumat, 20 Januari 2023.

Di lapangan tampak warga banyak memborong beras murah. Bahkan sampai ada yang membeli 10 karung dan 15 karung.

"Saya membeli 15 karung, ini titipan jadi nanti dibagi. Karena berasnya murah jadi banyak yang titip," kata Alawiyah salah satu warga.

Ada pun Masitah warga yang membeli 10 karung beras mengaku hanya untuk persediaan beras keluarga sehari-hari. Demi menjaga agar warga Mentawa Baru Hulu tetap mendapatkan jatah beras murah, Lurah mengaku telah meminta RT mengkoordinir terlebih dahulu sebelum hari H. 

"Warga kami dikoordinir oleh RT. Mereka berikan data jumlahnya dan kami sisihkan. Jadi jangan sampai warga kami tidak dapat," kata Legendaria.

Harga beras di operasi pasar yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah bekerja sama dengan Bulog Sampit ini terbilang sangat murah. Harga beras karau dan beras pulen Rp 10 ribu rupiah per kilogram. Sementara di pasaran harga beras karau Rp 15 ribu sampai Rp 17 ribu per kilogram.

"Di sini memang tinggi antusiasnya karena Kelurahan Mentawa Baru Hulu menjadi barometer di Ketapang. Posisi kantor kelurahan juga di dalam kota jadi anggaplah ini pusatnya, hingga semua warga boleh mengambil jatah beras murah," kata Lurah Mentawa Baru Hulu. 

Tingginya antusias warga membuat pasar penyeimbang hari sebelumnya, Kamis, 19 Januari 2023, kehabisan stok beras. Banyak warga kecewa dan pulang dengan tangan kosong. Setelah berdiskusi dengan pihak Bulog Sampit, akhirnya Kelurahan Mentawa Baru Hulu mendapatkan pasokan tambahan untuk hari ini,  Jumat, 20 Januari 2023.

"Kami bersyukur Bulog Sampit memberikan beras tambahan yakni 5 kuintal beras pulen dan 5 kuintal beras karau untuk warga yang belum kebagian sebelumnya," kata Legendaria. (DEWI PATMALASARI/H)