BORNEONEWS, Tamiang Layang - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas IV Sanggu merilis peringatan dini wilayah di Kabupaten Barito Timur yang berpotensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang pada 21-23 Januari 2023.
Kepada Stasiun Meteorologi Sanggu Nur Setiawan dalam rilis tersebut menjelaskan, pada tanggal 21 Januari potensi cuaca yang dimaksud terjadi di Kecamatan Raren Batuah, Dusun Tengah dan Kecamatan Karusen Janang.
"Sedangkan pada tanggal 22 Januari wilayah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir atau kilat dan angin kencang adalah Kecamatan Pematang Karau, Raren Batuah, Dusun Tengah, Paku, Paju Epat, Awang, Benua Lima dan Kecamatan Dusun Timur," imbuhnya.
Selanjutnya pada 23 Januari potensi cuaca yang sama bakal terjadi di Kecamatan Pematang Karau, Paku, Karusen Janang, Paju Epat, Awang, Patangkep Tutui, Benua Lima dan Kecamatan Dusun Timur.
"Kami tetap mengingatkan masyarakat Barito Timur agar selalu waspada dengan kondisi dinamis atmosfer harian yang fluktuatif serta wilayah dengan intensitas hujan tinggi waspada terhadap risiko bencana yang dapat timbul seperti banjir, genangan air, tanah longsor, angin kencang, kilat atau petir dan pohon tumbang," pesan Nur Setiawan.
Secara umum peta prakiraan cuaca sebulan ke depan di Barito Timur yang dimulai pada dasarian III Januari hingga Dasarian II Februari atau tanggal 21 Januari hingga 20 Februari, curah hujan diprediksi pada kategori menengah yaitu berkisar pada 50-100 mm/hari.
Kondisi seperti itu, lanjut Nur Setiawan, dapat memicu munculnya titik panas yang menyebabkan terjadi kebakaran hutan dan lahan.
--page
"Periode ini masyarakat Barito Timur dan stakeholder terkait perlu mewaspadai kondisi lingkungan yang lebih kering yang dapat menimbulkan munculnya titik panas dan karhutla," ucapnya. (BOLE MALO/R)









