PARINGIN - Sebagian badan jalan yang membelah Desa Simpang Tiga, Kecamatan Lampihong, Kabupaten Balangan mendadak longsor, Senin (22/2/2016).
Akibatnya, pengendara harus berhati-hati kala melintas. Bahkan, warga setempat tak berani melalui jalur yang longsor tersebut. Pasalnya, dikhawatirkan ketika melintas tiba-tiba terjadi longsor dan celaka.
Apalagi persis di sebelah jalan tersebut terdapat sungai. Jika air sungai meluap, maka kondisi jalan terus-menerus terkikis. Warga desa pun memberi penanda supaya pengendara berhati-hati.
Peristiwa ini menambah daftar panjang longsor di Kabupaten Balangan. Sebelumnya, tanggul di Desa Sikontan, Kecamatan Awayan jebol. Setelah itu, jalan di Desa Simpang Tiga di kecamatan yang sama juga longsor.
Ironisnya, kondisi tanggul jebol dan jalan longsor itu dibiarkan oleh Pemerintah Kabupaten Balangan. Menurut warga sekitar lokasi longsor, belum ada upaya perbaikan yang dilakukan, bahkan hingga dua bulan ditelantarkan. Akibatnya, sebagian badan jalan yang longsor tersebut terus tergerus.
“Saya sudah puluhan tahun tinggal di sini belum pernah ada longsor. Baru kali ini terjadi,” cetus Kepala Desa Simpang Tiga, Johansyah, Senin (22/2/2016).
Oleh sebab itu, ia mengaku khawatir bila kondisi ini tak segera ditangani. Pasalnya, dengan terus menerus tergerus, maka jalur lintasan pengendara bakal terputus. (B-12)








