KANTOR Kebersihan dan Pertamanan (KKP) Barito Timur terus menangani angkutan persampahan di Kecamatan Dusun Timur dengan menggunakan armada yang dimiliki. Sampah yang tersebar di perumahan warga dan lingkungan perkantoran pun diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) setiap harinya.


Kepala KKP Bartim Jumail T Paladuk mengatakan, produksi sampah untuk kecamatan mencapai 40 meter kubuk setiap hari. Dari angka itu, 38 meter kubik di antaranya berhasil tertangani dan diangkut, sementara sisa dua kubik lainnya diambil oleh para pemulung.


“Semuanya berhasil kita layani dengan baik. Para pemulung biasanya memilah sampah seperti plastik dan kardus untuk mereka kumpulkan setiap harinya,” kata Jumail, kemarin.


Dirinya menjelaskan, optimalnya penanganan sampah tersebut tak luput dari sistem yang diterapkan. Program pengambilan sampah di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) dilakukan setiap hari sejak pagi hingga sore dengan menggunakan armada yang dimiliki.


Keberhasilan penanganan sampah itu, sambung Jumail, juga tak lepas dari kerja keras 130 tenaga teknis yang dimiliki. Mereka aktif melaksanakan rutinitas sapu jalan, penanganan tanaman ruang hijau maupun kegiatan lainnya sesuai program yang melekat di KKP.


Mendukung kinerja teknis, Dirinya berharap masyarakat ikut ambil bagian dalam hal kesadaran membuang sampah pada tempatnya. Hendaknya TPS yang ditempatkan di sejumlah titik dipergunakan sebagaimana fungsinya, sehingga sampah tidak berserakan dan menimbulkan gangguan dari sisi keindahan maupun keasrian lingkungan.


“Perang terhadap sampah tentu perlu komitmen dan konsistensi bersama. Kita berharap adanya kerjasama dari masyarakat untuk mendukung kinerja kami di lapangan,” tandasnya.


Untuk diketahui, dalam program penanganan sampah di kabupaten, saat ini KKP telah memiliki lima buah sarana dump truk, 17 unit amrol, 17 unit sarana berbentuk bak container, 12 buah gerobak dorong serta 11 buah kendaraan roda tiga. (Tbs/B-5)