SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Peringatan Tahun Baru Imlek jatuh pada shio kelinci air. Salah satu tokoh Agama Konghucu di Kotawaringing Timur Suhardi memaparkan makna dan harapan di Tahun Kelinci Air. 

"Kelinci sendiri adalah hewan yang cerdik, ya seperti mudah beradaptasi giat mencari penghidupannya," kata Suhardi, Minggu, 22 Januari 2023.

Kelinci menggambarkan hewan yang tekun mencari makan dan unik. Keunikan hewan ini ialah tidak pernah mengganggu hewan lain walaupun mereka sering diganggu predator.

Jadi makna filosofisnya, Suhardi menyebut, yang dapat ditiru dari sifat kelinci ini giat mencari makan, tekun kemudian disiplin dan tidak mengganggu orang lain.

Dalam agama Konghucu tidak mempercayai ramalan mengenai gambaran tahu kelinci mendatang. Karena di dalam ajaran agama Khonghucu, Suhendri menyebutkan, apa yang manusia lakukan itu akan berdampak kepadanya sendiri.

--page

"Kami umat Konghucu dengan satu pedoman bahwa hanya kebajikan Tuhan berkenan. Jadi segala sesuatu yang berlandaskan kebajikan tentu berada dalam rahmat dan perlindungan kita jadi kami tidak tidak berani memprediksikan apa yang akan terjadi seperti itu," ujarnya. 

Segala perbuatan baik menjadi harapan-harapan di Tahun Baru Imlek ini agar dapat lebih banyak berbuat kebaikan kebajikan.

Tentu banyak harapan baik untuk tahun yang akan berjalan ini. Suhendri berharap, sebagai warga bangsa, bangsa ini akan semakin baik dan terlepas dari wabah atau bencana covid-19. Semoga kembali pulih dalam segala sektor ekonomi, sosial, budaya dan lain sebagainya. Begitu pula dengan masyarakat agar menjaga keselamatan, kesehatan juga kesejahteraannya. (DEWI PATMALASARI/H)