BORNEONEWS, Sampit - Time Rally Bupati Kotim 2023 penuh dengan drama. Mulai dari peserta melawan arus, salah jalur hingga ban pecah.
Ahyar Umar juga Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kotawaringin Timur mengaku menjadi satu-satunya peserta yang melawan arus di ajang perlombaan Bupati Kotim Time Rally. Tak hanya itu ia bahkan tidak mendapatkan cap di salah masuk cek poin.
"Satu-satunya peserta yang melawan arus lalu lintas itu saya. Saya juga tidak mendapat cap di cek poin. Saya seharusnya di cek poin seberang dulu. Proteslah saya, saya ini ketua KONI masak tidak dapat cap. Jadi saya harus memutar dulu," ujarnya disambut gelak tawa peserta lainnya.
Tak ayal cerita ini membuat Bupati Kotim Halikinnor mengapresiasi panitia lomba. Karena panitia tak pandang bulu dan tetap menerapkan peraturan lomba kepada siapapun, bahkan Ketua KONI.
Tidak sedikit peserta yang frustasi karena salah jalur. Meskipun demikian perlombaan ini berjalan seru. Bahkan cerita di sepanjang perjalanan mengundang tawa, namun ada pula yang bernasib sial.
--page
Peserta dengan nomor urut 82 mengaku mengalami pecah ban di tengah perjalanan. Meskipun jengkel, driver Rado dan navigator Nardi, masih merasa beruntung karena mengalami pecah ban di depan bengkel.
Lain cerita, Kepala Dinas Perikanan Kotim Sarwo Oboi bersyukur telah mencapai finish karena ini pertama kali mengikuti ajang Rally.
"Pengalaman pertama, akhirnya sampai finish ini sangat berkesan harapan kedepan kegiatan ini akan dilaksanakan lagi terimakasih Pak Bupati saya mewakili dari kepala dinas beserta staff menyambut baik agar kegiatan seperti ini lebih sering dan hadiah lebih banyak lagi," ujarnya.
Perlombaan ini mengutamakan ketepatan waktu. Pemenang Bupati Kotim Time Rally ditentukan dengan nilai angka hukuman trayek terkecil.
Bank Kalteng dengan nomor urut 29 menjadi juara umum dengan nilai 1.110. Tidak hanya menyabet piala utama, mobil dengan driver Junius, navigator Tajudinnor Asra dan penumpang Agiwati itu juga menyabet piala pada setiap kategori. Yakni juara 2 kategori pemula Kalteng, juara 2 kategori keluarga Kalteng dan juara 2 kategori instansi Kalteng. (DEWI PATMALASARI/J)









