Maraknya aksi kriminal di jalanan, rupanya membuat wakil rakyat di DPRD Kotim resah. Bahkan mereka meminta disediakan Closed Circuit Television (CCTV) di beberapa tempat yang rawan aksi kriminal.
Anggota Komisi IV DPRD Kotim Hary R Panca Setia, mengatakan perlunya pengadaan CCTV ini karena Kota Sampit, Kotim, dalam beberapa bulan terakhir ini terjadi peningkatan jumlah kriminal di jalanan.
Agar dapat dipantau, DPRD meminta Dishubkominfo untuk mengadakan CCTV serta menambah lampu penerangan jalan.
Bahkan, kata dia, kalau perlu dipasang di jalan-jalan rawan. Sebab, hasil analisa kepolisan pemicu terjadinya aksi kriminal di jalan ini adalah karena merasa tidak ada yang mengawasi dan minimnya penerangan.
"Saya meminta agar Dishubkominfo memasang CCTV, sehingga aktivitas di jalan raya bisa terpantau. Ini juga untuk membantu kepolisian memantau kondisi di jalan," kata dia, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (23/2/2016).
Selain itu, CCTV juga bisa dimanfaatkan untuk memantau angkutan berat yang tetap masuk jalan dalam kota di luar waktu yang ditentukan. Seperti yang saat ini ramai menjadi sorotan masyarakat.
“Itu akan memudahkan pengawasan. Ketika ada angkutan berat melebihi tonase, dan di luar jam yang ditentukan melintas jalan dalam kota akan terekam. Kepolisian lalu lintas bersama instansi terkait tinggal mendata dan mendatangi pemiliknya untuk dikenakan sanksi,” ujar politisi Partai Hanura itu. (M RIFQI/m)



