BORNEONEWS, Kasongan - Sempat kurang lebih 20 hari cuaca panas bahkan banyak warga mengira akan kemarau di Kabupaten Katingan hingga mulai menyebabkan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla, namun sejak tiga hari terakhir hujan lebat kembali mengguyur di sejumlah wilayah termasuk Kota Kasongan ibukota Kabupaten Katingan.
Dari informasi yang dihimpun borneonews.co.id, Senin, 23 Januari 2023, selain di Kasongan Kecamatan Katingan Hilir, hujan lebat sejak tiga hari terakhir juga terjadi di sejumlah wilayah lainnya, seperti Kecamatan Kamipang, Tasik Payawan, Tewang Sanggalang Garing, Pulau Malan dan Katingan Tengah.
Namun meski hujan lebat mengguyur sejak tiga hari ini, Sungai Katingan terutama di wilayah Kasongan masih tampak surut. Suutnya sungai tersebut terlihat ada gundukan pasir atau gosong di tengah sungai tersebut.
Camat Tasik Payawan, Yansen saat dikonfirmasi mengakui jika dalam beberapa hari ini wilayahnya diguyur hujan lebat terutama malam hari. Yansen mengaku bersyukur dengan hujan yang kembali mengguyur di wilayahnya.
Pasalnya, adanya hujan tersebut dapat mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan atau karhutla. Yansen mengaku sebelumnya sejumlah wilayahnya sempat terancam adanya karhutla tersebut, hal ini karena sebagian semak belukar terutama di kanan kiri jalan arah Kereng Pangi - Baun Bango mulai mengering.
--page
Sementara itu cuaca di Kasongan hari ini tampak mendung, bahkan di beberapa tempat terjadi hujan rintik. "Kemarin saat lama tidak hujan banyak warga mengira kalau kemarau, tapi syukur sejak beberapa hari ini ada hujan lebat, sehingga mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan," kata Deni, warga Kasongan. (ABDUL GOFUR/J)









