Meski pemerintah mengeluarkan keputusan eks anggota Gafatar tidak dipulangkan ke daerah asal, namun ada yang pulang dengan sendirinya.
"Lebih dari 15 KK yang sudah pulang sendiri," kata Lutfi Candra, koordinator Eks Gafatar di tempat penampungan Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Palangka Raya, Selasa (23/2/2016).
Secara pasti, Lutfi menyebut tidak ingat berapa jumlah yang sudah pulang. Sebab, data tidak ia pegang. Namun yang pasti, lanjut dia, kepulangan mereka atas dasar kemauan sendiri.
"Ada yang dari Jabar, Jatim dan Jakarta. Mereka tidak dijemput keluarganya, tapi memang sebelumnya juga sudah berhubungan dengan keluarga," ungkapnya.
Lantas bagaimana yang masih tetap tinggal di Palangka Raya?
Menurutnya, mereka tidak lagi hidup dalam satu kelompok (Eks Gafatar). "Kita berusaha mandiri. Jadi ya usaha sendiri-sendiri. Karena kita sudah tidak bisa mengolah lahan di Pal 16," katanya.
"Kita akan berbaur dengan masyarakat (lokal), walaupun sebenarnya juga sudah dari dulu," ujar Lutfi
Tasad, eks anggota Gafatar lainnya menambahkan, ia akan memulai hidup dari nol lagi. "Dari nol lagi. Usaha juga belum ada. Akan mencari barak dulu," kata Tasad. (BUDI YULIANTO/m)


