DESA Tulehu, Kecamatan Salahutu, di Maluku Tengah bukanlah desa biasa. Desa banyak melahirkan pesepakbola nasional. Karena “sihir” itulah, Menpora Imam Nahrawi hadir langsung untuk memberi apresiasi di kampung sepakbola tersebut, Selasa (23/2) sore.


Desa ini telah melahirkan nama-nama tenar pesepakbola nasional. Seperti Khairil Anwar Persebaya, Imran Nahumaruri Persija, Ajie Lestaluhu PSM Makasar,

Ramdani Persija, Hasyim Kipuw Arema Cronus, Akbar Lestaluhu Mitra Kukar, Ricky Orela dan Hendra Bayau dari Semen Padang, Ricky Sanjaya Pelita Bandung Raya, Alfian Tuasalamony Persija, dan banyak lainnya.


Menpora menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada kampung Tulehu yang telah melahirkan bibit-bibit  unggul pesepakbola.


“Kampung ini sangat luar biasa melahirkan pesepakbola Indonesia. Bagi anak-anak di sini yang memiliki potensi luar biasa, silahkan mulai sekarang bercita-cita setinggi langit. Kelak kalian tidak hanya bermain untuk Maluku dan Indonesia, tapi juga akan tampil di Eropa dan dunia,” ujar Cak Imam, sapaan akrab Menpora.


Pada kesempatan ini, Menpora juga menyampaikan akan memberikan bantuan dana sebesar Rp2 milyar untuk pembangunan tribun lapangan sepakbola di Desa Tulehu. Ini diberikan untuk menambah motivasi para bibit-bibit pesepakbola agar bisa menjadi pemain handal.


“Bagi anak-anak di sini yang memiliki potensi luar biasa, silahkan mulai sekarang bercita-cita setinggi langit. Kelak kalian tidak hanya bermain untuk Maluku dan Indonesia, tapi juga akan tampil di Eropa dan dunia,” tandas Menteri asal Bangkalan, Madura ini.


Menpora juga mendukung cita-cita pemerintah negeri (kepala desa) Tulehu untuk membangun museum sepakbola. “Lapangan Tulehu harus dipugar sedemikian rupa, bahkan dapat menjadi pariwisata sepakbola Indonesia,” tuturnya.(*/B-11)