BORNEONEWS, Sampit - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotawaringin Timur Siti Fathonah Purnaningsih mengaku sempat mengalami kendala dalam memenuhi kebutuhan jumlah anggota PPS.
"PPS kali ini agak berbeda karena cakupannya lebih luas. Sebenarnya kebutuhannya sudah mencukupi tetapi pada pelaksanaannya saat tes tulis ada yg mengundurkan diri dan tidak hadir," ujarnya, Rabu, 25 Januari 2023.
Pengunduran diri peserta tersebut lantas membuat kebutuhan anggota PPS tidak terpenuhi. Siti menyebutkan telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan, sebagai pihak yang membantu seleksi tertulis KPU, untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
"Alhamdulillah setelah berkoordinasi dengan Disdik, saat ini sudah terpenuhi," kata ketua KPU Kotim.
Telah dilakukan pengambilan sumpah PPS se-Kabupaten Kotim secara serentak yakni 555 PPS dari 185 desa dan kelurahan. Ia berharap, bantuan dukungan dan fasilitas Pemerintah Daerah khususnya kepala desa dan lurah untuk koordinasi pelaksanaan tugas di seketariat PPS.
--page
Ia berpesan kepada PPS yang telah dilantik untuk menjaga integritas dan selalu berkoordinasi dengan KPU kabupateb dan PPK. (DEWI PATMALASARI/Y)









