PEMBANGUNAN jembatan cukai dipastikan tahun ini terlaksana, namun hingga kini Pemkab Pulang Pisau masih menunggu koordinasi dengan provinsi kapan dimulainya proyek itu.
Sekda Pulpis yang juga Plt Kepala Dinas PU mengatakan perencanaan pembangunan jembatan sudah dibuat, sementara untuk pekerjaannya akan dilakukan pemerintah provinsi. Dia mengatakan bentuk jembatan nanti tidak banyak berubah dari aslinya.
“Semua masih tetap menyerupai gambar semula, kemungkinan yang berubah adalah bahan jembatan yang berganti menggunakan beton,” terangnya.
Kabid Bina Marga Pada Dinas PU Pulang Pisau, Hargatin mengaku jika sejak tahun lalu dia sudah selesai membuat denah dan perencanaan bentuk jembatan.
“Kesepakatan pemerintah daerah dengan provinsi menghasilkan kerja sama. Dimana Pulang Pisau membuat perencanaannya dan saat itu kita taksir biayanya Rp8,7 miliar melalui dana APBD provinsi.
Apakah pengerjaannya sekali jalan tahun ini atau bertahap kita masih menunggu kabar dari provinsi, tapi dalam waktu dekat akan segera kita koordinasikan lagi,” tuturnya.
Dia meminta masyarakat besabar setelah jembatan ini ditutup. Dia meminta masyarakat bisa memakai jalan alternative jika ingin menuju ke kota, karena jembatan itu akan ditutup sampai selesai diperbaikan.
Dia memastikan luas dan bentuk jembatan masih seperti saat ini. Sebab jika dilakukan pembebasan lahan lagi tentu akan memakan waktu dan dana yang tidak sedikit.
“Masyarakat di sana betul berharap jika jembatan itu bisa berfungsi lagi dan secara history jembatan masih tetap seperti yang lama , karena bagaimana pun juga jembatan ini punya cerita dan identitas yang kuat untuk daerah, bahkan menjadi ikon wilayah cukai Kelurahan Bereng sehingga tidak mungkin bentuknya diubah.”
“Kalau untuk bahan diganti karena untuk mencari bahan yang persis seperti yang sebelumnya yakni kayu ulin sudah sangat sulit,” terangnya. (B-6)


