BANJAR - Rencana meninggalkan kantong plastik sebagai alat bantu membawa barang diapresiasi positif oleh Pemerintah Kabupaten Banjar. Bahkan, terdapat wacana menggunakan bakul yang terbuat sebagai anyaman untuk menggantikan kantong plastik.


“Bertepatan hari peduli sampah nasional, kami menggelar lomba bakul hias sebagai salah satu upaya untuk menggalakkan penggunaan bakul pengganti kantong plastik,” cetus Wakil Bupati Banjar Saidi Mansyur, Selasa (23/2/2016).


Ia mengatakan, Pemkab Banjar mendukung program pemerintah yang membatasi penggunaan kantong plastik dan sudah mempersiapkan agenda program peduli lingkungan.


Ia menyebutkan, agenda yang mulai dilaksanakan yakni Deklarasi Banjar Bersih Sampah dengan pengurangan pemakaian kantongan plastik dan penggunaan kantong plastik berbayar.


“Deklarasi itu sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap program pemerintah mengurangi penggunaan kantong plastik yang di ujicoba pada 17 kota di Indonesia,” ucapnya.


Menurut dia, seluruh masyarakat dan pegawai Pemkab Banjar harus ikut mendukung program peduli terhadap lingkungan itu termasuk bergabung menjadi anggota bank sampah.


“Kami imbau masyarakat dan seluruh pegawai menjadi anggota atau nasabah bank sampah sehingga bisa ikut berperan mengurangi volume sampah,” pesannya.


Sementara itu, deklarasi Kabupaten Banjar Bersih Sampah terutama plastik diisi pengucapan komitmen sejumlah pihak terkait yang siap berperan aktif menjaga lingkungan.


Perwakilan masyarakat yang ikut mengucapkan deklarasi yakni Remaja Hijau (perwakilan pasukan remaja hijau sekolah adiwiyata), dan forum sekolah peduli dan berbudaya lingkungan.


Kemudian, perwakilan Pelopor Peduli Lingkungan (pasukan kuning), undur PD Pasar (perwakilan pedagang pasar martapura) dan sejumlah pelaku usaha di kabupaten itu.
(ANT/B-12)