Pelayanan kesehatan di Kabupaten Murung Raya (Mura) dari tahun ke tahun terus mengalami perbaikan. Ini terlihat dari prestasi Dinas Kesehatan yang berhasil masuk dalam 9 besar kabupaten dalam studi kualitatif ekplorasi tentang Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IKPM).
“Kurang lebih 500 Kabupaten/Kota se-Indonesia, Mura menjadi salah satu dari 9 Kabupaten yang mendapatkan kesempatan melakukan kegiatan studi kualitatif ekplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan nilai (IKPM),” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Murung Raya dr Suria Sirri saat menyampaikan laporannya dalam kegiatan pertemuan Desiminasi hasil kualitatif IKPM Mura tahun 2016,di Gadung B Setda Mura, Rabu (24/2/2016).
Suria menyampaikan, sembilan kabupaten yang mendapatkan kesempatan itu antara lain Kabupaten Nagan Raya, Padang Sidempuan, Gunung Kidul, Tojo Una-Una, Wakatobi, Murung Raya, Lombok Barat, Saram Bagian Barat dan Tolikara.
Suria melanjutkan, untuk Kabupaten Murung Raya dari 2014 yang semula berada pada peringkat 400, pada tahun 2015 mengalami kenaikan menjadi peringkat 300.
”Ini merupakan hal yang sangat luar biasa,dan saya sangat berterima kasih kepada seluruh petugas kesehatan yang ada, karena tanpa kerja keras mereka semua maka mustahil kita mengalami kenaikan peringkat," jelasnya.
Kegiatan ini bertujuan agar para pemimpin daerah dan jajarannya dapat lebih memahami peran IKPM dalam pembangunan kesehatan daerah serta alternatif intervensi yang diperlukan untuk perbaikan pembangunan pada bidang kesehatan.
Semantara itu Bupati Murung Raya Perdie M Yoseph saat menyampaikan sambutannya mengapresiasi apa yang telah dicapai oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Murung Raya dalam hal pelayanan kesehatan.
“Kita berhasil naik dari peringkat 400 ke 300 itu sudah sangat menakjubkan,berarti kita telah berhasil melewati beberapa kabupaten/kota yang ada di Indonesia ini dalam hal pelayanan kesehatan,” ujarnya
Ia berharap pelayanan kesehatan ini dapat terus ditingkatkan, sehingga RSUD yang ada di Mura dapat menjadi salah satu rumah sakit rujukan yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah.
“Saya ingin nantinya di RSUD Puruk Cahu itu ada rujukan salah satu penyakit tertentu, baik itu penyakit jantung, paru-paru ataupun penyakit lainnya, karena itu salah satu bukti bahwa pelayanan kesehatan di suatu daerah itu semakin membaik," jelasnya. (SUPRI ADI/m)


