PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Otto Fitriandy mengatakan bahwa pihaknya senantiasa membangun kolaborasi bersama pemerintah daerah dalam mewujudkan program-program akselerasi inklusi keuangan.

"OJK baru-baru ini menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Pendampingan Penyusunan Program Kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah atau TPAKD di Provinsi Kalimantan Tengah melalui SiTPAKD, sebagai bentuk kolaborasi OJK bersama pemerintah daerah dalam rangka mewujudkan program-program untuk mengakselerasi inklusi keuangan," kata Otto dalam rilisnya kepada Borneonews pada Sabtu, 28 Januari 2023.

OJK Kalteng menyelenggarakan kegiatan tersebut di Aula Hapakat Kantor OJK Provinsi Kalteng yang dihadiri pula oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Kalteng serta perwakilan dari TPAKD di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah yakni 14 kabupaten dan kota.

"Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah meluangkan waktunya untuk hadir pada kegiatan tersebut  dengan tujuan yang sama yaitu untuk meningkatkan akses kesejahteraan masyarakat di Provinsi Kalimantan Tengah," tutur Otto.

Otto berharap, implementasi program TPAKD ini dapat sejalan dengan salah satu pilar kerangka struktural Master Plan Sektor Jasa Keuangan Indonesia atau MPSJKI 2021-2025 dalam mengembangkan
ekosistem jasa keuangan.

--page

"Akses keuangan berpengaruh pada tingkat literasi dan inklusi keuangan, karena semakin tinggi tingkat literasi keuangan masyarakat, maka semakin tinggi tingkat inklusi keuangannya dan nantinya masyarakat dapat memanfaatkan produk yang sesuai dengan kebutuhan dan meningkatkan kesejahteraannya," kata Otto lagi. (TESTI PRISCILLA/Y)