SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua I DPRD Kotawaringin Timur, Rudianur tengah mengupayakan relokasi pasar musiman di Mentaya Hilir Utara ke Pasar Terpadu Raja Bungsu. 

"Sudah berapa tahun pasar yang dibangun oleh pemerintah melalui APBN mangkrak. Saya punya inisiatif bagaimana pasar ini bisa berjalan. Maka dari itu pasar dadakan saya geser supaya itu segera diisi," ujarnya, Sabtu, 28 Januari 2023.

Selama ini ada sekitar 300 pedagang tersebar di pasar musiman Mentaya Hilir Utara. Ada pasar Minggu, Kamis, dan Selasa. Keberadaan pasar tersebut sering menyebabkan parkir kendaraan di tengah jalan.

Saat ini pasar Terpadu Raja Bubgsu nampak sepi, terkecuali hari minggu. Bekerjasama dengan disperindagsar, ia mengaku telah merelokasi beberapa pedagang sehingga dapat beroperasi hari minggu. 

Tidak hanya merelokasi pasar musiman, ia juga mengusulkan pembangunan infrastruktur pasar tersebut, terutama pembangunan ruko. Pembangunan ini diklaim dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).  "Jangan hanya ditimbun dan itu juga menambah PAD jika rukonya sudah dibangun," katanya. 

Di lahan berukuran 50x200 meter, kurang ebih 1 hektar, saat ini telah berdiri ruko terbuka. Ia mengusulkan pembangunan ruko dengan harapan pasar ini nantinya menjadi pasar inpres dan setiap hari bisa aktivitas. Bahkan bisa dibangun lantai 2, yang nantinya menjadi pasar induk di Mentaya Hilir Utara. Relokasi pasar ini mendapat dukungan Pemkab Kotim. 

--page

"Pasar ini jangan sampai kita beri APBD tapi tidak berfungsi. Jangan sampai pembangunan yg kita lakukan tidak dimanfaatkan. Jaga aset dan manfaatkan asetnya untuk kepentingan masyarakat dan PAD," kata Sekretaris Daerah Kotim Fajrurrahman. (DEWI PATMALASARI/R)