PEMERINTAH Kabupaten Seruyan mengalokasikan dana pembebasan lahan sebesar Rp2 miliar untuk ruang terbuka hijau.
Beberapa lokasi yang akan dibebaskan untuk RTH, di antaranya di Jalan A Yani depan Islamic Center yang saat ini digunakan sebagai lahan peternakan sapi, kata Kepala Bidang (Kabid) Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Seruyan M Indrayadi di Kuala Pembuang, Selasa.
Lokasi lahan lainnya berada dekat komplek perkantoran Pemkab Seruyan. Karena terbatasnya anggaran, maka pembebasan lahan untuk RTH seluas 20 persen akan dilakukan secara bertahap selama beberapa tahun ke depan.
“Memang perlu waktu karena kita terkendala anggaran, apalagi saat ini harga tanah yang dijadikan untuk lahan hutan kota cukup mahal sehingga tidak bisa sekaligus direalisasikan,” katanya.
Sementara Bupati Kabupaten Seruyan Sudarsono mengatakan, rencana pembangunan berbagai infrastruktur di wilayah itu masih terkendala masalah lahan yang saat ini sudah banyak dikuasai warga.
“Kita harus melakukan pembebasan lahan secepatnya, karena kalau ditunda-tunda harganya akan semakin mahal,” katanya.
Selain itu, pembebasan lahan ini harus segera diselesaikan yang tujuannya ke depan dapat lebih fokus melakukan pembangunan di atas lahan yang sudah dimiliki.
“Ada beberapa rencana pembangunan yang akan dilakukan oleh Pemkab dan memerlukan lahan tidak sedikit, seperti perluasan bandara, pembangunan infrastruktur penunjang Pelabuhan Sigintung, RTH, rencana relokasi rumah nelayan, serta relokasi stadion sepak bola,” katanya.
Pembebasan lahan ini juga diperlukan agar pemkab memiliki lahan cadangan siap pakai, apabila suatu ketika diperlukan untuk rencana pembangunan ke depan.
(ANT/B-11)


