BUPATI Ahmad Yan­teng­lie menegaskan Pem­kab Katingan se­rius untuk membang­un Pelabuhan Teluk Sebang­au­ di pesisir Pagatan, Keca­mat­an Katingan Kuala.


Dengan adanya pelabuhan itu diharapkan mampu mem­bu­ka keterisolasian warga.


“Saya sudah buat strategi bagaimana cara membangun agar visi terwujud,” ungkap­nya­ saat bertemu dengan war­ga Petak Bahandang da­lam rangka sosialisasi pro­gram jahe dan singkong gajah, Selasa (23/2/2016).


Dalam RPJMD ada poin po­kok visi bupati. Yakni Kati­ng­an cerdas, sehat, dan terbuka.


“Dalam konteks keterbuka­an ini kita serius membuka keterisolasian baik darat mau­pun jalur sungai dan laut,” katanya.


Untuk jalur darat bakal di­bangun jalan dari Hampang­en Kecamatan Tasik Paya­wan­ menuju Kecamatan Menda­wai dengan sistem tahun jamak.


Sedangkan untuk kelancar­an­ arus di transportasi sungai bakal dilakukan pengerukan pada sejumlah sungai yang dangkal.


“Lalu untuk pelabuhan laut ki­ta akan bangun Pelabuhan Teluk Sebangau,” ujarnya.


Dia berharap Pelabuhan Teluk Sebangau dijadikan pelabuhan pengumpul nasio­nal yang bakal disinggahi ka­pal barang dan angkutan pe­numpang.


“Jadi nanti transportasi da­ri dan ke Pelabuhan Teluk Se­bangau melalui dua jalur, selain melewati Sungai Kati­ng­an juga bisa melewati jalur Hampangen-Mendawai dan Pagatan,” sebutnya.


Bahkan pada 2015, Pemkab Katingan dan Kotawaringin Barat ditunjuk oleh pemerin­tah pusat sebagai pengemba­ngan pelabuhan laut nasio­nal­.

“Makanya kita siapkan jalan dulu menuju Pagatan,” tandasnya. (B-6)