PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalimantan Tengah (Kalteng) mencatat ada ratusan dugaan dukungan ganda saat melakukan verifikasi data pendukung bakal calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Kalteng.

Penanggung Jawab Tim Fasilitasi Pengawasan Tahapan Pencalonan Perseorangan Peserta Pemilu Anggota DPD Rudyanti Dorotea Tobing menyampaikan, dugaan data ganda didapat saat melakukan pencermatan Sistem Informasi Pencalonan (Silon) dan layanan pengaduan masyarakat.

"Data ganda tersebut terbagi menjadi dugaan ganda internal atau identitas pendukung yang sama untuk satu bakal calon tercatat ada 328 identitas,"ujar Rudyanti.

Selain itu ada ganda eksternal atau satu identitas pendukung yang ditemukan mendukung lebih dari satu bakal calon terdapat 235 identitas.

Sedangkan dalam verifikasi administrasi perbaikan kesatu bakal calon anggota DPD Kalteng sisa 40 untuk ganda internal dan masih 113 untuk ganda eksternal.

--page

“Ganda internal mudah tinggal dilakukan pencoretan data, sedangkan data ganda eksternal perlu dilakukan verifikasi pemilik identitas mendukung yang mana,” tuturnya.

Selain data ganda Bawaslu Kalteng menemukan beberapa identitas yang tidak memenuhi syarat seperti usia yang belum cukup ataupun penggunaan dukungan dari identitas aparatur negara. (HERMAWAN DP/H)