NYAWA Sudarsono (36 tahun) nyaris saja melayang. Pada saat membersihkan lahan milik keluarganya di Jalan D A Tawa, Tingang Ujung, ia diserang oleh empat orang dengan menggunakan senjata tajam, berupa parang dan tombak.
Beruntung, dia masih selamat dari maut. Peristiwa bermula ketika Sudarsono diminta keluarganya untuk membersihkan lahan di kawasan itu, Sabtu (20/2/2016). Tak lama kemudian, empat orang datang. Salah satunya dikenali bernama Iwan.
Mereka kemudian meminta korban untuk berhenti beraktivitas. Namun karena mengetahui tanah itu telah bersertifikat, korban tetap melanjutkan pekerjaannya. Tak disangka, mereka naik pitam dan langsung mengeluarkan senjata tajam.
Korban sempat diserang namun berhasil menangkis meski pada akhirnya terkena di bagian tangan. Sesaat kemudian, para pelaku meninggalkan lokasi dengan sendirinya. Sudarsano yang dalam posisi terluka pun kemudian memilih pulang.
Ia bersama kuasa hjkum dari LBH Asosiasi Advokad Indonesia (AAI) Kalteng Sukri Gazali kemudian melaporkan kasus ini ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Palangka Raya, Rabu (24/2/2016). Ia meminta aparat segera menindaklanjuti laporan tersebut, dan segera menangkap pelakunya. (BY/B-10)


