BUNTOK –

BORNEONEWS, Buntok – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Barito Selatan bakal memberlakukan Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi ASN.

Kepala Disdukcapil Barsel Sabirin mengatakan, identitas kependudukan digital sebenarnya sudah diterapkan oleh pusat pada pertengahan 2022 kemarin.

Namun sesuai instruksi dari pusat, IKD tersebut saat ini masih tahap uji coba di kalangan internal pegawai Dukcapil.

"Kita telah melakukannya, untuk tahap selanjutnya akan diberlakukan bagi seluruh ASN di lingkup Pemkab Barsel,” kata Sabirin, Jumat, 3 Febuari 2023.

Ia menyampaikan dalam waktu dekat pihaknya akan menyiapkan surat edaran Pj Bupati ke seluruh SOPD terkait pelaksanaan penerapan digital ID ini.

--page

Dalam surat tersebut meminta para PNS maupun honorer mengaktifkan atau menginstal aplikasi IKD melalui playstore.

Namun, sambung dia, aplikasi ini untuk sementara berlaku untuk handphone android, jadi iphone IOS masih belum tersedia.

“Tetapi dalam waktu 1-2 Bulan kedepan kan tersedia bagi Handphone jenis iphone, IOS dan lain-lain,” kata dia.

Ia menjelaskan untuk setelah diinstal untuk aktivasinya akan dibuat jadwal bergiliran bagi SOPD di Kantor Disdukcapil. Karena aktivasi tersebut yang bersangkutan harus membawa HP nya scan barcode di sistem SIAK.

Agar tidak mengganggu pelayanan, nanti pihaknya membuka loket khusus untuk aktivasi identitas kependudukan digital ini.

--page

“Tujuan digital ID ini salah satunya e-KTP tidak lagi dalam bentuk fisik manfaatnya untuk efisiensi anggaran, artinya pusat tidak lagi mengeluarkan biaya cetak blangko e-ktp,” ucap dia.
Serta, lanjut dia, memberikan kemudahan semuanya data administrasi kependudukan dan lainnya seperti kartu BPJS dan kartu pegawai.

Ia  menambahkan sementara untuk masyarakat umum akan mulai diberlakukan pada September 2023 atau saat Barsel Expo. (URIUTU DJAPER/H)