ENTAH apa yang ada di benak pekerja panen buah sawit di PT Mustika Sembuluh, Desa Pondok Damar, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kotim. Di mana dia nekat menikam pengawasnya sendiri dengan Tojok (alat berbentuk seperti garpu besar untuk menusuk buah sawit).


Pelaku penikaman tersebut adalah Abdul Rahman alias Lis. Sementara pengawas kebun yang menjadi korban adalah Fran Sugianto, warga Jalan Tjilik Riwut Km 17, Kelurahan Kota Besi Hulu, Kecamatan Kota Besi. Pelaku menikam korban pada Rabu (24/2/2016), sekitar pukul 15.30 WIB.


“Saat ini kasus tersebut masih kami dalami, dan berupaya untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku yang hingga kini masih dalam pelarian,” ujar Kapolres Kotim AKBP Hendra Wirawan melalui Kasat Reskrim Polres Kotim AKP M Ali Akbar, di Mapolres Kotim, Kamis (25/2/2016).


Pelaku menikam korban di paha kanan dan kiri. Beruntung saat itu nyawa korban dapat diselamatkan, dan langsung dibawa ke puskesmas terdekat untuk dilakukan perawatan.

Sementara kejadian tersebut bermula ketika korban dan seorang satpam sedang mengawasi disekitaran perkebunan, pada saat puluhan pekerja sedang panen buah sawit.


Sesampainya di Blok 056, Desa Pondok Damar, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, tiba-tiba pelaku datang menghampirinya, dan langsung merampas Tojok yang dipegang korban.

Setelah berhasil merebut benda tajam yang digunakan untuk memindahkan buah sawit itu, pelaku langsung menggunakannya untuk menusuk kedua paha pelaku.


Korban yang kaget tidak dapat melawan, dan langsung mengerang kesakitan di tempat tersebut. Sementara pelaku berhasil melarikan diri, walaupun sudah dikejar oleh satpam yang berada di dekat korban.


“Usai kejadian korban langsung dirawat di puskesmas terdekat. Sementara pelaku yang sempat dikejar satpam itu berhasil lari dengan cepat,” imbuh Ali.


Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan atas kasus tersebut, dan sambil menunggu informasi-informasi dari masyarakat yang mengetahui keberadaan pelaku tersebut. (MH/B-7)