Penjabat Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Hadi Prabowo meminta agar proses pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) harus lebih baik lagi.

Hal itu diungkapkan Hadi saat menggelar video conference dengan jajaran Pemkab Gumas di ruang rapat lantai dasar Kantor Pemkab Gumas, Kamis (25/2/2016).


Dalam video conference itu, Hadi Prabowo membahas mengenai pengadaan barang dan jasa yang dilakukan seluruh kabupaten/kota di Kalteng.

Hal itu bertujuan agar proses pengadaan barang dan jasa bisa berjalan sesuai harapan dan terhindar dari permasalahan yang dapat merugikan pemerintah dan masyarakat.


Jajaran Pemkab Gumas dipimpin oleh Wakil Bupati (Wabup) Gumas Rony Karlos didampingi oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kuala Kurun Jaja, Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 1011 Kuala Kapuas Mayor Tubagus Abdul Halim, Kasat Reskrim Polres Gumas Iptu Reza Fahmi, Asisten I Setda Gumas Suprapto Sungan, Asisten III Setda Gumas Nurwan I Bahat dan sejumlah Kepala SKPD.


Dalam video conference itu Wabup mengatakan Pemkab Gumas menyambut baik masukan dan saran dari pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng soal pengadaan barang dan jasa. Pasalnya, semua hal itu untuk kepentingan masyarakat terutama yang ada di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau.


“Sinergi penting dilakukan agar apa yang tidak diketahui di daerah dapat diketahui. Sehingga dilakukan upaya yang bermanfaat untuk masyarakat,” ujar Rony.


Menurut dia, dengan adanya saran dan masukan yang diterima Pemkab Gumas. Hal itu untuk menghindari salah langkah dalam pengadaan barang dan jasa. Sehingga semuanya dapat dilakukan sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.

“Dengan adanya kegiatan ini (video conference), pengadaan barang dan jasa di Gunung Mas bisa lebih baik lagi,” ujar dia. (EP/B-8)