BORNEONEWS, Muara Teweh - Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H Surianor mengimbau seluruh masyarakat di Kabupaten Barito Utara, khususnya yang tinggal di bantaran atau di tepian Sungai Barito untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap musibah banjir.
Imbauan itu disampaikan karena saat ini, Kabupaten Barito Utara memasuki musim penghujan dan debit air di DAS Barito dalam kondisi naik.
“Kami mengharapkan koordinasi kinerja bersama instansi terkait dalam mengantisipasi dan meningkatkan kewaspadaan terhadap musibah banjir,” kata politisi usungan Partai Demokrat ini, Jumat, 3 Januari 2023.
Dia menuturkan, selain memaksimalkan fungsi lembaga yang sudah ada seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), juga perlu upaya preventif seperti sosialisasi ke masyarakat secara langsung.
Anggota DPRD dua periode ini melanjutkan, Kabupaten Barito Utara merupakan daerah yang memang sangat besar potensi kekayaan alamnya, seperti pertambangan, perkebunan dan lain-lainnya. Namun dari sisi negatifnya juga termasuk daerah rawan bencana.
--page
"Seperti bencana kebakaran lahan dan rumah, bencana banjir seperti tingginya curah hujan sehingga meluapnya sungai Barito, dan juga bencana tanah longsor sudah sangat sering terjadi di setiap tahunnya," jelas Surianor yang akrab disapa Surian ini.
Selain waspada terhadap banjir, Surian juga berharap kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap api, karena api salah satu faktor terjadinya bencana kebakaran. Apalagi baru-baru ini terjadi kebakaran yang menghanguskan bangunan rumah warga di Kelurahan Lahei II.
“Jika terjadi kebakaran seperti yang di Kecamatan Lahei saya berharap agar warga secepatnya bisa melaporkan atau menghubungi kepada dinas terkait, seperti pemadam kebakaran dan BPBD, agar bencana kebakaran bisa segera ditanggulangi,” tuturnya. (RAMADHANI/Y)









