RUMAH dinas SDN 2 Reong, Kecamatan Du­sun Utara, Kabu­pa­ten Barito Selatan tidak bisa ditempati karena kon­disinya rusak total.


Kepala SDN 2 Reong, Benye­ni mengatakan rumah dinas ini tidak pernah direhap se­jak pertama kali dibangun pa­da 1982.


“Akibat tidak pernah dire­hap­ kondisinya rusak parah dan sudah tidak bisa ditempa­ti,” kata Benyeni, Kamis (25/2/2016).


Dia menyebut dari tiga ru­mah dinas guru hanya satu unit yang tidak bisa ditempa­ti­. Dalam satu unit rumah di­nas guru ada tiga pintu.


Terlihat kondisi rumah di­nas guru ini bagian pintu je­bol, kaca jendela pecah, dan lepas. Lalu plafonnya han­cur, dinding lapuk dan lan­tainya semua lapuk.


Akibatnya tidak bisa ditem­pa­ti. Padahal beberapa guru sa­ngat membutuhkan timpat tinggal. Lantaran tidak bisa di­tempati, seghingga para gu­ru terpaksa menyewa rumah warga.


“Kita sudah usulkan perbai­k­an dan rehab sejak 2011, baik itu lewat Musrenbang mau­pun permohonan ke di­nas pendidikan, namun hing­ga kini tidak ada tanggapan,” ke­luhnya.


Dia berharap kepada Pem­kab barsel agar secepatnya merehab rumah dinas ini, sehingga para guru bisa me­nem­pati.


Terpisah, Kepala Dinas Pen­didikan Barsel, Raden Su­dar­to mengaku masih akan melakukan pendataan dan pengecekan semua kondisi rumah dinas guru apa masih bisa direhap atau dibangun ulang.


“Kita akan rehab. Jika tidak­ bi­sa direhap maka akan diba­ngun lagi, namun kita meli­hat­ kecukupan anggaran. Ka­lau tahun ini tidak bisa ma­ka akan direhab tahun de­pan,” ucapnya. (B-6)