RAKSASA Liga Primer Inggris Man­chester City menang mudah atas wakil Liga Primer Ukraina, Dy­namo Kiev, pada leg pertama fase knock out Liga Champions di Stadion NSK Olimpiyskiy, Kamis (25/2/2016) dini hari.


Anak asuh Manuel Pellegrini itu unggul dengan skor telak 1-3. Sergio Aguero mem­buka skor City pada menit ke-15, di­ikuti David Silva menit ke-40, dan Yaya Tou­re pada menit ke-89. Sedangkan satu gol balasan Dynamo Kiev dicetak Vitaly Buyalskiy menit ke-59.


Dengan surplus dua gol, bisa dikatakan the Citizens sudah ‘mengunci’ satu tempat di perempatfinal. Bila hal itu benar terjadi, berarti City akan mencatat se­jarah dengan lolos ke perempatfinal un­tuk pertama kalinya selama keikutserta­an mereka di Liga Champions.


Meski cukup percaya diri bakal melaju ke fase berikutnya, pelatih Pellegrini me­ne­gaskan bahwa perjuangan belumlah usai. “Saya sangat senang karena ini ha­sil yang sangat bagus,” kata manajer asal Chi­le itu seusai pertandingan.


“Tapi ini belum selesai. Namun main tan­dang dan memiliki keuntungan dua gol sangat bagus. Tim main bagus dan me­miliki banyak peluang. Apakah duel su­dah aman? Tidak, penting dalam se­pak bola untuk tidak pernah berpikir bah­wa perjuangan telah usai.”


“Tapi memiliki gol ketiga memberikan ka­mi kepercayaan diri lebih untuk leg kedua,” pungkas eks pelatih Real Madrid tersebut.


Sementara itu, pelatih Dynamo Kiev Ser­hiy Rebrov tidak berharap banyak pa­da leg kedua nanti. Menurutnya, su­lit bagi Kiev untuk menang di Etihad Sta­dium apalagi bisa membalikan ke­du­dukan.


Rebrov menilai, City sangat kuat dan m­emiliki serangan mematikan yang sulit di­hentikan. Meski begitu, ia menegaskan bah­wa Dynamo belum menyerah.


“City adalah salah satu tim terbaik di du­nia dan kami melihat potensi besar me­reka, terutama di lini serang yang sa­ngat sulit dihentikan,” kata Rebrov se­perti dilansir situs resmi UEFA.


“Sekarang, kami akan menganalisis ke­salahan-kesalahan kami dari laga tadi,” tegasnya.


Pertemuan kedua antara City dan Kiev akan digelar di Etihad Stadium pada 16 Maret 2016. (Uefa/B-3)