BORNEONEWS, Kuala Kurun - Bupati Gunung Mas Jaya S Monong beberkan terkait gambaran umum kondisi daerah di 2022, salah satu yang mengundang perhatian yakni terkait angka stunting.
"Data kondisi 2022 ini masih bersifat sangat sementara, yakni angka stunting di Kabupaten Gunung Mas berdasarkan Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) di 2022 yakni 17,9 persen, angka tersebut menurun dari tahun 2021 yang mencapai 35,9 persen," ujar Jaya, Minggu, 5 Februari 2023.
Terkait angka tingkat pengangguran terbuka di Gunung Mas tahun 2022 yakni 2,96 persen, angka tersebut turun dari tahun 2021 yakni 3,11 persen.
Kemudian, indeks pembangunan manusia tahun 2022 mencapai 71,40 persen mengalami peningkatan dari tahun 2021 yang mencapai 71,03 persen. Tingkat kemiskinan di tahun 2022 yakni 5,64 persen naik dari tahun 2021 yakni 5,35 persen.
"Gambaran umum kondisi daerah memberikan pemahaman awal tentang apa, bagaimana, dan sejauh mana keberhasilan pembangunan daerah yang dilakukan selama ini," terangnya.
Gambaran umum kondisi daerah tersebut juga mengidentifikasi faktor-faktor atau berbagai aspek yang nantinya perlu ditingkatkan untuk optimalisasi pencapaian keberhasilan pembangunan daerah.
"Selain itu, gambaran umum kondisi daerah memberikan basis atau pijakan dalam merencanakan pembangunan, baik dari aspek geografi dan demografi, serta capaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah," tukasnya. (RISKA YULYANA/H)
Angka Stunting Gunung Mas di 2022 Turun
Bagikan:

KUALA KURUN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bupati Gumas Berharap Gedung Gereja GKE Sinta yang Baru Bisa Tingkatkan Pelayanan
Bupati Gumas Marah-marah dengan PBS hingga Tutup Sementara Operasional
Bupati Gunung Mas Minta Semua Pemangku Kepentingan Bersinergi Sukseskan Penilaian KKS 2027
Tegas! Bupati Gunung Mas Kembali Tutup Sementara Operasional PBS
Bupati Gunung Mas Dorong PBS Berkomitmen Menindaklanjuti TSLP/CSR
Bupati Gunung Mas Serahkan Bantuan untuk Tiwah di Tanjung Karitak
Komentar (0)
Memuat komentar…







