LUAPAN air Sungai Katingan memutus ruas jalan di sejumlah desa di beberapa kecamatan di kabupaten ini.
Di Kecamatan Katingan Hilir misalnya, akses jalan di Desa Tumbang Liting yang menghubungkan Kota Kasongan terendam banjir.
Ruas jalan yang kebanjiran di Desa Talian Kereng itu sepanjang kurang lebih 200 meter dengan ketinggian rata-rata sebatas lutut orang dewasa.
Akibat ruas jalan kebanjiran ini, sejumlah warga Desa Talian Kereng mengaku kesulitan melintasi ruas jalan yang kebanjiran itu.
“Kemarin sore meski sebagian jalan sudah mulai terendam sepeda motor masih bisa lewat, tapi hari ini tadi selain kita naiki juga terpaksa sepeda motor kita dorong, sebab jalan yang terendam sudah dalam,” sebut Arsinto, warga Desa Talian Kereng Kecamatan Katingan Hilir, Jumat (26/2) kemarin.
Bahkan Arsinto mengaku puluhan siswa SMP dan SMA yang bersekolah di Kasongan terpaksa naik kelotok.
“Saya mau jemput adik saya yang sekolah di SMA 2 Katingan Hilir. Mungkin nanti pulangnya kita harus mendorong sepeda motor lagi melewati jalan yang kebanjiran itu,” imbuhnya.
Pantauan kemarin, ruas jalan di Desa Talian Kereng yang terendam itu sekitar sepanjang 200 meter. Titik yang terendam itu berada di sekitar bangunan gorong-gorong.
Ketinggian air yang merendam jalan ini rata-rata setinggi lutut orang dewasa.
Camat Katingan Hilir Ardiansyah mengaku telah mendapat informasi dari warga bahwa luapan air Sungai Katingan sudah mulai naik.
“Kalau Sungai Katingan meluap dapat dipastikan jalan di Talian Kereng itu kebanjiran, sebab memang datarannya rendah.”
Tidak hanya di Desa Talian Kereng saja yang ruas jalannya putus, Fahmi, warga di sana, mengaku jika di Sanaman Mantikei air Sungai Katingan juga meluap.
Di Desa Labehu jalannya terputus. Selain itu Jl Talingke, Tasik Payawan sudah dua bulan juga putus lantaran diterjang luapan air. (GP/B-5)


