BORNEONEWS, Palangka Raya - Founder Qwendy Academic.id, Muhammad Alfansuri mengatakan pelatihan untuk mengikuti tes CPNS maupun PPPK jarang digelar di Kota Palangka Raya.
Hal ini dikatakannya usai sukses menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Seleksi CPNS dan PPP3K sukses dilaksanakan oleh Qwendy Academic.id pekan lalu di Aula Bapelkes Kota Palangka Raya.
Antusias para peserta terlihat dari keseriusan dalam menyimak dan pembelajaran meliputi trik cepat dalam menghadapi soal-soal tes CPNS dan PPPK.
Muhammad Alfansuri Salah satu Founder dari Qwendy Academic.id dalam rilisnya kepada Borneonews pada Rabu, 8 Februari 2023 mengatakan bahwa kegiatan perdana ini berawal dari keresahan peserta yang sudah pernah mengikuti tes CPNS namun sering gagal karena kurang persiapan, juga persaingan yang begitu ketat seluruh Indonesia.
"Kami rasa perlu mengadakan pelatihan ini, agar menjadi wadah khususnya di Kota Palangka Raya yang pelatihan semacam ini minim diadakan," kata Alfan.
Alfan menjelaskan Sangat di sayangkan setiap kali ada penerimaan CPNS 70 persen orang luar yg diterima, justru putra daerah asli kalteng hanya sedikit yang lolos.
"Seharusnya kita sebagai putra putri daerah harus memiliki daya saing dalam mengambil peran menjadi bagian pelaksanaan pemerintahan," jelasnya dengan penuh semangat.
Ia juga menjelaskan harapan besar melalui pelatihan semacam ini dapat membantu rekan2 agar memiliki kesiapan yang matang dan lebih dini CAT CPNS maupun PPPK.
--page
"Saya yakin dengan dibekalkan pembelajaran semacam ini nantinya ketika ada penerimaan rekan-rekan Putra Daerah sudah siap untuk mengikuti sehingga menghasilkan nilai yang terbaik," tuturnya
Selaras dengan hal tersebut co-founder Qwendy Academic.Id, Widyawati Dewi menuturkan mendatang pihaknya akan melangsungkan pelatihan berbasis virtual zoom.
"Pelatihan online akan segera dibuka, sehingga bisa menjangkau lebih jauh untuk pelosok2 daerah di Kalimantan Tengah dengan kami siapkan tentor2 yg profesional dibidang nya juga sudah terbukti dan teruji lolos di CPNS dengan nilai sangat baik," jelas Alumni berprestasi FKIP UPR tersebut.
Widya sapaan akrabnya memaparkan Qwendy Academic Indonesia mengatakan Saya sangat optimis kami bisa konsisten membuat pelatihan dan bimbingan yang berbeda dengan ditentori anak muda yg mempuni dibidangnya masing2 dengan gaya mengajar berbeda setiap tentornya.
"Ada Ibu Hilyatul Asfia yang memberi banyak kata kunci cepat dalam mengerjakan TWK, ada Mas Risman yang memberi cara mudah mengerjakan TKP dan Ada juga Bu Ratna yang memberi kan rumus simpel untuk semua mengerjakan TIU," jelasnya.
Widya memiliki harapan besar kegiatan Lembaga Qwendy Academic.id dapat dikenal lebih banyak orang lagi.
Sementara itu, perwakilan peserta, Nawawi mengungkapkan rasa terimakasihnya atas kegiatan tersebut. "Kegiatan ini sangat membantu kami dalam memahami tips dan trik cepat dalam menjawab soal serta rangkuman pembelajaran yang ada," jelasnya dengan penuh semangat.
Sehubungan dengan hal tersebut Hilyatul Asfia, Dosen FH UPR yang juga merupakan tentor TWK menjelaskan Qwendy merupakan wadah yang mampu memberikan pembelajaran dengan bentuk kreatif dan inovatif.
"Qwendy mengajarkan saya agar dapat melakukan pendidikan secara professional namun juga menyenangkan, tentunya saya harapkan qwendy menjadi pilihan para peserta karena kredibilitas yang dimiliki," jelas Fia. (TESTI PRISCILLA/R)









