BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Ketersediaan stok pangan dan bahan pokok di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dianggap masih aman dalam kurun waktu 3 bulan kedepan.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DPPKUKM) Alfan Khusnaini, Rabu, 8 Februari 2023 menjelaskan hal ini telah disampaikan pihaknya dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi dan Persediaan Barang Pokok Penting di ruang rapat Bupati Kobar 6 Februari 2023.
"Keberadaan stok masih aman, semoga tidak ada gejolak atau peristiwa dominan yang mempengaruhi fluktuasi harga,” jelas Alfan Khusnaini.
Alfan Khusnaini menjelaskan, tujuan digelarnya rakor Pengendalian Inflasi dan Persediaan Barang Pokok Penting benerapa hari lalu.
"Kegiatan ini bertujuan untuk berkoordinasi dalam penyampaian laporan dan kendala terkait ketersediaan stok bapokting dan bahan bakar sebagai upaya pengendalian inflasi terutama menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri Tahun 1444 H," jelas Alfan Khusnaini.
--page
Menurut Alfan Khusnaini DPPKUKM dan pemerintah daerah berterimakasih kepada berbagai pihak yang turut menjaga stok barang pokok di wilayah Kobar.
"Pihak-pihak tersebut yaitu para distributor dan Bulog yang telah menjaga stok barang pokok di wilayah Kobar. Serta pada KSOP atas jaminan kelancaran proses bongkar muat barang pokok di pelabuhan. Lantaran ketersediaan barang ini juga turut menunjang stok untuk empat kabupaten sekitar," jelas Alfan Khusnaini. (WAHYU KRIDA/J)









