TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Wakapolres Barito Timur Kompol Zulyanto L Kramajaya, membuka kegiatan Coaching Clinic dan Asistensi EMP (Electronic Menajemen Penyidikan) di Aula Pratisara Wirya Polres Barito Timur, Rabu, 8 Februari 2023.

Acara tersebut diikuti penyidik dan penyidik pembantu dari Satreskrim Polres Barito Timur dan Unit Reskrim Polsek jajaran Polres Barito Timur yang berjumlah 30 orang.

Wakapolres yang didampingi Kasat Reskrim Iptu Agung G Putra, dalam pengarahannya mengatakan, Pelatihan Coaching Clinik dan Asistensi E-Manajemen Penyidikan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman bagi para penyidik pembantu dalam penggunaan dan penginputan administrasi dokumen penyidikan melalui Aplikasi E-Manajemen Penyidikan.

"Kemudian meningkatkan kemampuan penyidik dalam proses penanganan perkara melalui Aplikasi E-Manajemen Penyidikan, dan meningkatkan SDM (Sumber Daya Manusia) penyidik dan penyidik pembantu dalam penyidikan yang dilaksanakan secara online," ujarnya.

"Kegiatan ini merupakan up to date (pembaharuan) dari perkembangan teknologi yang terintegrasi dengan penyidikan, pada era revolusi industri 4.0 saat ini, semua sudah menggunakan sistem digital," lanjut Wakapolres.

--page

Karena itu dia mengingatkan seluruh penyidik Polri harus terus meningkatkan profesionalisme dan inovasi.

"Peningkatan kualitas SDM Polri menjadi keharusan kita," tegas Wakapolres.

Dia juga berharap dengan semakin canggihnya teknologi, penyidik pembantu semakin profesional dalam menangani perkara karena masyarakat saat ini sudah lebih kritis terhadap tugas Polri.

"Saya minta agar kegiatan pelatihan ini harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan diperhatikan dengan seksama, apabila rekan rekan ada yang kurang mengerti dipersilahkan untuk bertanya karena kegiatan ini berhubungan dengan tugas kita ke depan yang semakin besar dan juga dalam penggunaan aplikasi yang semakin banyak terintegrasi dengan  penyidikan," pesan Wakapolres. (BOLE MALO/J)