BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Biro Ekonomi Setda Provinsi Kalteng Said Salim menyampaikan kesuksesan pemerintah dalam menurunkan inflasi Kalteng keangka 5,81 persen.
“Di bulan Januari 2023 Pemprov. Kalteng berhasil menurunkan angka inflasi menjadi 5,81 persen (YoY),” tutur Said Salim usai mengikuti rapat koordinasi bersama Mendagri, Rabu, 8 Februari 2023.
Ia menyampaikan sebelum mengalami penurunan, pada bulan Desember 2022 angka inflasi di Kalteng menyentuh 6,32 persen (YoY).
“Kita bersyukur akan hal itu dan angka inflasi di bulan Januari 2023 ini lebih rendah dari pertumbuhan ekonomi kita selama tahun 2022 yakni 6,45 persen,” tuturnya.
Sementara itu, berdasarkan data rilis resmi Badan Pusat Statistik (BPS) pada Januari 2023, inflasi Kalteng gabungan Kota Palangka Raya dan Sampit sebesar 0,13 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 115,79.
--page
Inflasi gabungan Kota Palangka Raya dan Sampit pada Januari 2023 terjadi karena adanya kenaikan indeks harga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau (0,62 persen).
Kemudian, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya (0,48 persen), kelompok pakaian dan alas kaki (0,21 persen), kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga (0,15 persen), dan kelompok kesehatan (0,08 persen). (HERMAWAN DP/Y)









