Tiga hari lagi, genap dua bulan gaji puluhan petugas kebersihan belum dibayar. Kondisi itu menuai keluhan dari para petugas kebersihan yang berstatus buruh harian lepas (BHL) di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Seruyan.
Seperti keluhan yang diungkapkan BM (38), seorang petugas kebersihan yang mengaku sejak awal Januari 2016 lalu hingga sekarang belum menerima upah yang menjadi haknya.
Hal ini juga dialami puluhan rekan-rekannya yang lain. “Padahal, gaji itu satu-satunya sokongan penghasilan untuk memenuhi dan mencukupi keperluan pembiayaan rumah tangga kami,” kata BM saat ditemui Borneonews di Jalan Tjilik Riwut Kuala Pembuang, Jumat (26/2/2016).
Ia melanjutkan mayoritas petugas kebersihan yang bekerja di lapangan merupakan pekerja harian lepas dengan nominal gaji bervariasi tergantung perannya.
“Seperti sopir pengangkut sampah gajinya Rp45 ribu per hari, pemuat sampah jalanan sebesar Rp40 ribu per hari dan gaji petugas penyapu jalan sebesar Rp35 ribu per hari,” terang dia.
Menurut BM, sebenarnya sistem penggajian mereka setiap setengah bulan dibayarkan. Namun, BM mengaku heran dua bulan terakhir ini belum ada kepastian pembayaran gaji petugas kebersihan. “Dengan kondisi ini jelas membuat kami mengeluh dan merasa terbebani karena mengingat untuk biaya keperluan di rumah tangga,” ujar dia.
Ia menuturkan berdasarkan informasi dari rekannya yang menanyakan ke Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kebersihan, Dinas PU Seruyan, keterlambatan gaji ini karena belum adanya surat keputusan (SK) yang memuat perihal penggajian petugas kebersihan yang ditandatangani Bendahara UPTD Kebersihan. Padahal dana untuk penggajian sudah tersedia sebelumnya. Tinggal menunggu pembayaran saja.
“Kami sangat berharap gaji bisa secepatnya dibayarkan. Karena sangat dibutuhkan sekali untuk membayar utang warung demi memenuhi kebutuhan rumah tangga,” harapnya.
Sementara itu, Kepala UPTD Kebersihan Dinas PU Seruyan Piau Sandoa saat ingin dikonformasi melalui sambungan telepon selulernya baik melalui SMS ataupun telepon, masih belum ada tanggapan atau jawaban menyangkut keluhan puluhan petugas kebersihan yang berada dibawah penanganannya. (PN/B-8)


