PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Asisten Deputi Pengembangan Agribisnis Perkebunan, Kementerian Perekonomian, Edy Yusuf mengatakan praktik berkelanjutan harus terus menerus dilakukan untuk bekal generasi mendatang dan sustainability itu supaya kelapa sawit bisa terus berjaya.

"Sebab itu kedepan kami juga akan melakukan beberapa revisi pada regulasi Indonesian Sustainable Palm Oil atau ISPO demi praktik keberlanjutan ini kelapa sawit," kata Edy dalam rilis Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS kepada Borneonews pada Jumat, 10 Februari 2023.

Revisi terutama dilakukan menurut Edy pada beleid ISPO tersebut akan dimasukan sektor hilir dan diperkuat dengan upaya kerjasama antara kementerian dan lembaga, termasuk menerapkan prinsip transparansi.

“Saat ini pemerintah telah sadar bahwa jangan sampai kelapa sawit akan bernasib sama dengan komoditas rempah-rempah,” tandas Edy.

Sementara itu diungkapkan Kepala Divisi Perusahaan BPDPKS, Achmad Maulizal, pihaknya mendukung penerapan praktik sawit berkelanjutan yang diproyeksikan pemerintah.

--page

"Sebab itu BPDPKS telah melakukan penyaluran dana untuk beberapa sektor di antaranya, untuk penerapan program peremajaan sawit rakyat atau PSR guna meningkatkan produktivitas kebun kelapa sawit yang dikelola masyarakat," kata Mauli. (TESTI PRISCILLA/R)